Didi, Syifa, dan Ipung terpilih dalam satu kelompok tugas mendongeng. Mereka ingin menampilkan dongeng dengan tokoh perwayangan. Mereka pun berdiskusi untuk membuat wayang. Sebagian bahannya dari bahan kartun manila punya ayah Didi. Sisanya harus dibeli. Didi mendapat tanggung jawab untuk berbelanja. Teryata, Didi pintar menawar. Uang urunan ada sisanya. Didi falau melihat uang kembalian itu. A…
Anak anjing tengah gelisah.Induknya belum juga pulang.Ke mana Ibu, ya?Oh oh, ada kakak-beradik yang jugamenunggu orang tua mereka.Hujan badai. Tidak ada makanan. Adik sakitpula. Kakak harus melakukan sesuatu.Anak anjing pun ingin membantu.Bagaimana caranya?
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagainya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mengeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan ranselny…
Nino mematahkan tongkat jalan Rori. Duh, bagaimana ini? Nino harus bertanggung jawab. Namun, Nino tidak tahu bagaimana caranya. Apa yang harus dilakukan Nino untuk mengganti tongkat jalan yang mahal itu?
Cerita ini merupakan legenda dari masyarakat Kotabaru yang berada di Kabupaten Pulau Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Buku komik ini bercerita tentang La Ode. Ia meninggalkan kampung halamannya untuk menemukan kehidupan baru yang lebih baik.